Minggu, 07 Juli 2013

Puisi Ku 2


   " HARAPAN "

Karya : Irianto

Terjebak dalam kelam
Membuat raga tak ingin beranjak
Hembusan angin membawa sesak
Menusuk tulang menahan dingin tetesan malam.

Cahaya bulan tak mnyinari
Kerlipan bintang  tak tampak lagi
Hilang terselimuti awan kelam

Alunan suara katak
Serta lantunan suara jangkrik
Berpadu mnjadi irama  syahdu

Kini tergant kan oleh gemeruh  hujan

Mungkinkah ?
Malam ini, Langit menangis ?
Meluapkan marah dan kecewa
Akan ego manusia terlampau batas ?

Atau kah ?
Malam ini langit berbahagia
Meluapkan senang dan kekaguman
Akan karya manusia tak ada batas menjaga Negri raya ?

Namun, Semua itu belum pasti .

HARAPAN ! esok tiba !
Mentari mremancar kan sinar semangat nya
Di langit alam raya
Awan Tersusun Rapi tertuliskan lafadz '' Allah Akbar ''

# 20-03-2012
          


   
KEBIMBANGAN

Karya : Irianto

Saat cahya rembulan menampak kan keindahan
Saat mentari memberikan kehangatan
Saat hembusan angin memberikan kesejukan
Kelak semua itu hanya dapat terkenang

Roh,Jiwa,dan Raga ku
Akan kembali kepada Mu
Jemputan yg sama di berikan pendahulu ku
Terkawal  oleh utusan Mu

Hal itu tidak mendatang kan  ketakutan
Lafaz “ Kunfayakun “ selalu meyakinkan
Jika Allah mnghendaki nya
Roh akan hilang,menyisakan Raga

Namun, Sanggup kah aku menahan  api neraka Mu
Saat raga ini penuh dengan dosa
Pantaskah aku mendapat nikmat Surga mu
Saat pahala tak mampu menepis khilaf ku

Aku menanti hadiah yang telah kau janjikan
Kepada kaum yang taat
Nikmat kekal nan abadi
Di alam sana nanti

#april - 2012



          ¤ KEBESARAN MU  ¤

Karya : Irianto

Ku berjalan bertumpu desak
Menyusuri langkah di mana kaki akan bertapak
Mencoba membuang segala Bualan palsu
Tentang keraguan akan Drimu

Semakin lama kaki ini tak mampu berjalan
Berharap angin dan ombak datang menyapa tenang

Namun itu semua tak semudah harapan.

Aku tak menyerah begitu saja
Ku coba menghibur hati dan asa ku
Memandang liar ke segala penjuru langit
Hingga aku menemukan jawaban, tentang kebesaran Mu

Lautan membentang mengisi kehampaan bumi
Sorakan Ombak terpecah silih berganti
Seakan tak terhenti menyuarakan Kegembiraannya akan kesempurnaan Sang Pencipta

#10-06-2012