Kamis, 31 Oktober 2013

Puisi Ku 4

" MUNGKIN BENAR (karena) "

Karya : Irianto
 

Mungkin benar..
Kau tak mampu bahagia dengan ku
Mungkin benar..
Kau sudah tak menginginkan ku

Mungkin benar..
Segala tak dapat kembali
Mungkin benar..
Kesempatan tak pernah kau beri

Mungkin benar..
Salah tertuju padaku
Mungkin benar..
Maaf tak ikhlas menyapaku

Mungkin benar..
Usaha keras ku tak berarti
Mungkin benar..
Amarah menggerogoti hati

Mungkin benar..
Marah dan kecewa berpadu Satu
Mungkin benar..
Segala terserah padamu


#1-03-2013




"KALI INI"
Karya : Irianto


Kali ini..
Biarlah resah bersama ku
Kalahkan aku 
Bawalah puas mu

Kali ini..
Biarlah salah menerpa ku
Kalahkan aku
Bawalah benarmu

Kali ini..
Biarlah sesal menyelimuti ku
Kalahkan aku
Banggakan dirimu

Kali ini..
Biarlah aku yang mengalah
Kalahkan aku
Bawalah ego mu

Kali ini..
Biarlah aku bertahan
Kalahkan aku
Bawalah ingin mu

# 1-03-2013 

Selasa, 06 Agustus 2013

Puisi Ku 3


SERPIHAN SUARA HATI

Karya : Irianto

Malam ini,
Ku persembahkan setungkup rinduku yang tersusun rapi
Ku olehkan dirimu sebagai persinggahan terakhir ku di ujung perjalan ini

Malam ni
Ku berikan seluruh harap ini
Ku serahkan seluruh jiwa raga ini
Kepada mu sang pujaan hati

Kian waktu rindu ku pun pupus terhempas angin
Kasih ku telah di renggut sang masa
Bahkan hujan pun ikut memudarkan serpihan rindu ku

Tak seindah dulu
Kenangan yang ku temukan saat dulu begitu terajuk
Indah, Seindah pelangi saat badai pergi
Tulus, Setulus Rembulan menyinari bumi
Asri, Seasri taman bertebarkan Mawar Melati

Apakah aku bisa bertahan dengan ini ?
Apakah engkau merelakan semua ini ?
Mungknkah ini takdir ilahi ?
Walau perih yang terbaik untuk kita jalani

Rembulan berikanlah cahya mu
Sebelum engkau meredupkan hati mu untuk ku.
Sinarilah jiwa ku,meski masa indah ku tak seterang dulu

jikalau nanti kita berpisah.
Wahai bulan dan bintang
Sampaikanlah kepadanya
Salam kerinduan ku. untuk TERKASIH 

05_06_2012

TERSERAH

Karya : Irianto

Entah apa yang membuat ku terfikir
Segala usaha Keras ku tersingkir
Jauh ke pesisir
Mungkin tak terdengar lembut berdesir

Pula rasa mu berubah
Bak hujan pelari
Dating lebat menghujam lalu berhenti
Menyisakan bekas berarti

Intropeksi diri
Itu yang kau mau i ?
Aku ikuti
Demi..

Kemudian kau datang lagi
Membawakan ingin

Pula rasa mu berubah
Kau tampak inginkan pisah
Segala tak kau hirau
Membuat ku risau

Hm, fikir ku
Kau hanya kasihan melihat ku
Lemah karena mu
Tak berdaya oleh mu

Hm,, fikir ku
Kau hanya kasihan padaku
Lihat usaha keras ku
Yang tak merubah apapun

Fikir ku..
Kau sudah tak inginkan aku
Bosan telah menghampiri
Menyuruh mu berhenti

TERSERAH lah..
Semua kehendak Kuasa
Pula kehendak mu
Yang tak ku tahu

TERSERAH..

#1-3-2013

Minggu, 07 Juli 2013

Puisi Ku 2


   " HARAPAN "

Karya : Irianto

Terjebak dalam kelam
Membuat raga tak ingin beranjak
Hembusan angin membawa sesak
Menusuk tulang menahan dingin tetesan malam.

Cahaya bulan tak mnyinari
Kerlipan bintang  tak tampak lagi
Hilang terselimuti awan kelam

Alunan suara katak
Serta lantunan suara jangkrik
Berpadu mnjadi irama  syahdu

Kini tergant kan oleh gemeruh  hujan

Mungkinkah ?
Malam ini, Langit menangis ?
Meluapkan marah dan kecewa
Akan ego manusia terlampau batas ?

Atau kah ?
Malam ini langit berbahagia
Meluapkan senang dan kekaguman
Akan karya manusia tak ada batas menjaga Negri raya ?

Namun, Semua itu belum pasti .

HARAPAN ! esok tiba !
Mentari mremancar kan sinar semangat nya
Di langit alam raya
Awan Tersusun Rapi tertuliskan lafadz '' Allah Akbar ''

# 20-03-2012
          


   
KEBIMBANGAN

Karya : Irianto

Saat cahya rembulan menampak kan keindahan
Saat mentari memberikan kehangatan
Saat hembusan angin memberikan kesejukan
Kelak semua itu hanya dapat terkenang

Roh,Jiwa,dan Raga ku
Akan kembali kepada Mu
Jemputan yg sama di berikan pendahulu ku
Terkawal  oleh utusan Mu

Hal itu tidak mendatang kan  ketakutan
Lafaz “ Kunfayakun “ selalu meyakinkan
Jika Allah mnghendaki nya
Roh akan hilang,menyisakan Raga

Namun, Sanggup kah aku menahan  api neraka Mu
Saat raga ini penuh dengan dosa
Pantaskah aku mendapat nikmat Surga mu
Saat pahala tak mampu menepis khilaf ku

Aku menanti hadiah yang telah kau janjikan
Kepada kaum yang taat
Nikmat kekal nan abadi
Di alam sana nanti

#april - 2012



          ¤ KEBESARAN MU  ¤

Karya : Irianto

Ku berjalan bertumpu desak
Menyusuri langkah di mana kaki akan bertapak
Mencoba membuang segala Bualan palsu
Tentang keraguan akan Drimu

Semakin lama kaki ini tak mampu berjalan
Berharap angin dan ombak datang menyapa tenang

Namun itu semua tak semudah harapan.

Aku tak menyerah begitu saja
Ku coba menghibur hati dan asa ku
Memandang liar ke segala penjuru langit
Hingga aku menemukan jawaban, tentang kebesaran Mu

Lautan membentang mengisi kehampaan bumi
Sorakan Ombak terpecah silih berganti
Seakan tak terhenti menyuarakan Kegembiraannya akan kesempurnaan Sang Pencipta

#10-06-2012

Sabtu, 15 Juni 2013

Puisi Ku 1

¤MENUNGGU PAGI ¤


Karya : Irianto



Dalam Kelamnya malam
Di Sudut kamar aku terdiam
Hanya Suara-suara malam
Menemani kesepian ku

Suara kobaran terdengar lagi
Bak API yang sangat membara
Dan terhempas oleh ANGIN
Siap membakar Gubuk tak berdaya.

Segala sorakan dari sang Laknatullah
Menyemangat kan Kobaran mereka
Tak peduli siapa yang salah
Hanya anggapan kebenaran atas mereka.

Aku hanya sehelai daun kering
Akan terbakar terkena kobaran Api
Akan terbang melayang
Di hempas sang angin

Aku memang tak berdaya
Bagaikn se bongkah batu.
Aku yang hanya bisa diam,diam,dan diam
Tak bisa berbuat apa-apa

YA ALLAH
Aku ingin sekuat baja
Setegar tebing
Tapi ? Apakah Engkau mendengar ku ?

Aku tahu Engkau tidak tuli
Aku tahu Engkau tidak bisu
Aku tahu Engkau tidak akan abaikan hamba mu
Aku tahu Engkau punya Jalan Untuk ku

PAGI.
Engkau datang dengan cerah mu
Memberikan kebahagiaan Untuk batin ku
Memberikan kesempatan untuk sukses ku

PAGI.
Aku Sudah lama menunggu mu.
Menunggu pancaran Sinar mu.
Merasakan  hangatnya cahaya mu
Hingga terbenamnya Masa mu.



 

'' PERISTIWA TENGAH MALAM ''

 

Karya : Irianto

 


Kesunyian malam mneyelimuti
Mencoba membuka Mata hati
Bangkit dari sebuah Singgasana
Berusaha untuk Bersujud padamu

Udara dingin menembus Tulang
Caci,maki,serta bualan dari Penghuni Malam
Berpadu menjadi sebilah pedang
Yang siap menusuk Kaum Muslim

Aku hanya manusia biasa
Tak luput dari Salah
Tak luput dari Dosa
Tak luput dari khilaf

Dengan Niat yang membara
Meleburkan semua ke khilafan
Mematahkan Pedang kesesatan
Hanya untuk bertawakkal dan memohon Ampunan

Ya Allah Ya Rahman
Ampunkan lah segala Pebuatan
Mudahkanlah segala Urusan
Tunjuknlah  Siratal mustaqin

Ya Allah ya Rahim
Sayangilah orang tua ku.
Jadihkanlah Aku Anak berbakti
Agar berguna di Keluarga dan Bangsa ini.

Sesungguhnya
Engkau Raja d atas Raja
Engkau Agung d atas ke Agung an
Engkau Sempurna d atas ke Sempurna an
Yang aq Tahu,Hanya Engkau lah Kesempurnaan Yang tak Tercipta


              

                  * ILMU *


Karya : Irianto



Malam sepi menambah keheningan
Terpaku dalam renungan,
Betapa besar penyesalan
Terlelap mencari pendidikan

Kejarlah Ilmu sampai ke negeri cina.
Kalimat pembangkit semangat
Seiring tetesan air hujan
Menghapus semua ingatan

Canda tawa berlebihan
Yang mnghilangkan kesadaran ku
Ataukah cahaya ke khilafan
Yang mnghilangkan rasa syukur ku

Tuhan,
Jika aku di beri kesempatan sekali
Semangat ini akan menjadi api,
Membakar semua sesal dalam hati

Ilmu,
Jadilah pahlawan ku
Hentikan pilu tangisku
Buatlah aku tersenyum bangga akan penting mu

Selasa, 11 Juni 2013

Kata Pengantar


Kata Pengantar


Puji Syukur kehadirat ALLAH SWT atas segala rahmat dan karunianya sehingga saya dapat membuat blog yang berjudul.

“ Kutipan Kehidupan Ku ”


Penyusunan Blog ini, karena untuk kepentingan kita dan kepentingan teman teman yang senantiasa ingin membaca karya yang ada di blog ini. semoga blog yang saya buat ini dapat bermanfaat di kemudian hari. Aamiin.

                                             11 Juni 2013

                                              Penyusun,

                                              IRIANTO